Sabtu, 11 Januari 2014

BNPB

Bagi kalian yang butuh data tentang kejadian bencana kalian bisa kunjungi http://dibi.bnpb.go.id 

Tentang DIBI (Data & Informasi Bencana Indonesia)

Aplikasi ini dibangun atas kerjasama antara: BAPPENAS, BNPB, DEPDAGRI, UNDP dan DFID
Desinventar adalah sebuah proyek yang dikembangkan oleh LA RED, sebuah jaringan kajian social dalam pencegahan terjadinya bencana di Amerika Latin. LA RED adalah sebuah organisasi nirlaba dengan 12 tahun kegiatan yang sebagian besar kegiatan operasinya di Amerika Latin, Karibia dan sekarang di Asia dan Afrika.
Kontribusi yang diberikan oleh United Nation Development Program (UNDP) adalah dengan membiayai sebagian dari pendanaan untuk dukungan web Desinventar yang dijadikan sebagai basis pengembangan Data dan Informasi Bencana Indonesia (DiBi).


UNDP juga telah memberikan dukungan yang berkelanjutan untuk penyebaran ide-ide methodology dan peralatan yang dibutuhkan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
DiBi sendiri telah secara resmi diluncurkan penggunaannya oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada tanggal 29 Juli 2008 yang mana peluncurannya juga dihadiri perwakilan dari UNDP Indonesia, perwakilan organisasi dari negara-negara donor lain (NGO) dan institusi pemerintah terkait lainnya.
Diharapkan DiBi dapat mendukung BNPB dalam hal meningkatkan kemampuan penanggulangan bencana baik di tingkat pusat maupun daerah, mendukung dalam pelaksanaan kegiatan pembuatan laporan kejadian bencana secara tepat dan cepat, serta memberikan informasi yang lengap dan aktual pada semua pihak yang terkait dengan unsur penanggulangan bencana baik di Indonesia maupun negara asing melalui fasilitas global.
Aplikasi Online DiBi sendiri dikembangkan dengan produk perangkat lunak gratis :
  
dengan menggunakan engine DesInventar :

BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA
Jl. Ir.H.Juanda No. 36
Telp. 021-3442734, 3442985, 3443079
Fax. 021-3505075
mail. contact@bnpb.go.id

BPBD BREBES
Jl. Jendral Sudirman No. 165
Brebes, Jateng
Telp/Fax. 0283-671203

Sumber:
http://dibi.bnpb.go.id/DesInventar/about.jsp dan http://databencana.wordpress.com/2013/12/07/cara-mendapatkan-data-kejadian-bencana-dari-database-dibi/


  

Selasa, 30 April 2013

Softdrink

10 Alasan untuk Tidak Minum Softdrink



1. Softdrink menguras air dalam tubuh kita
2. Softdrink tidak pernah menghilangkan rasa haus, karena bukanlah air yang diperlukan oleh tubuh
3. Tingkat kandungan fosfat yang tinggi dalam softdrink dapat menghancurkan mineral penting
dalam tubuh
4. Softdrink membersihkan karat pada bumper mobil atau benda logam lainnya
5. Jumlah gula yang tinggi dalam softdrink menyebabkan pankreas memproduksi insulin dalam jumlah besar
6. Softdrink sangat mempengaruhi pencernaan dalam tubuh
7. Softdrink bersifat sangat asam, sehingga dapat menembus garis sambung pada kaleng aluminium dan dapat melumerkan kaleng tersebut bila disimpan terlalu lama
8. Softdrink bersifat sangat asam : tubuh manusia secara alami memiliki pH 7,0 softdrink 2,5 artinya kita memasukkan sesuatu yang ratusan ribu kali lebih asam kedalam tubuh kita
9. Softdrink diet mengandung aspartame, yang dihubungkan dengan depresi, insomnia, penyakit saraf dan lain - lain
10. Jangan pernah berfikir untuk meneguk softdrink ketika demam, flu dan lainnya karena akan mempersulit tubuh melawan penyakit tersebut.

Sumber : Selaras volume 16/th 11/2012

Baca juga disini  http://www.bubblews.com/news/230108-too-much-softdrink-could-kill-you ada info tentang softdrink yang mungkin bermanfaat.

Jumat, 09 Desember 2011

GERHANA

Gerhana Bulan Total (GBT) 10 - 11 Desember 2011
Gerhana Bulan Total (GBT) ada lagi. Setelah Gerhana Bulan Total pada tanggal 15 Juni 2011, maka 10 Desember 2011 akan ada Gerhana Bulan Total yang kedua. Fenomena langka ini sayang sekali dilewatkan karena baru akan terjadi lagi tahun 2014, 2015 ( tapi di tahun itu hanya bisa dilihat sebagian Indonesia saja, itu pun tak seluruh fase bisa terlihat) dan berikutnya 31 Januari 2018.
Fase-fase Gerhana Bulan Total 10 Desember 2011 dan waktunya sebagai berikut (waktu Indonesia GMT +7 Jakarta) :
1. Gerhana Penumbra mulai (P1) : 11:33:36 UT = 18:33:36 WIB;
2. Gerhana Sebagian mulai (U1) : 12:45:43 UT = 19:45:43 WIB;
3. Gerhana Total mulai (U2) : 14:06:16 UT = 21:06:16 WIB;
4. Puncak Gerhana Total : 14:31:49 UT = 21:31:49 WIB;
5. Gerhana Total berakhir (U3) : 14:57:24 UT = 21:57:24 WIB;
6. Gerhana Sebagian berakhir (U4) : 16:17:58 UT = 23:17:58 WIB;
7. Gerhana Penumbra berakhir (P4) : 17:29:57 UT = 00:29:57 WIB (11 Desember 2011).
Jadi, apa yang ditunggu ? Gerhana bulan total ini bisa disaksikan anda dimana saja, dimulai dari wilayah Australia, Asia, Eropa, sebagian besar Afrika dan Amerika Utara, kecuali Amerika Selatan.
Gerhana Bulan Total ini bisa disaksikan secara langsung di internet melalui fasilitas live streaming di halaman situs http://kominfo.go.id/ yang disiarkan secara langsung dari Lembang, Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Pekanbaru, dan Mataram.
Informasi lebih lanjut kunjungi situs http://www.bmkg.go.id/ atau http://kominfo.go.id/
Jangan lewatkan fenomena langka di akhir tahun 2011….